Showing posts with label Kehamilan. Show all posts
Showing posts with label Kehamilan. Show all posts

Sunday, 18 October 2015

Tips Merawat Kecantikan Saat Hamil


 

Wanita memang tidak lepas dari perawatan tubuh atau treatment untuk kecantikan. Sebagian besar wanita selalu memperhatikan bagian-bagian tubuhnya yang menunjang penampilannya. Kecantikan dan tubuh ideal menjadi patokan dalam kesuksesan seorang wanita dalam merawat dirinya. 

Namun apa yang terjadi saat Anda mulai hamil, akan terjadi perubahan hormon dalam tubuh Anda. Kebanyakan para ibu hamil akan mengalami masalah pada kulit dan yang pasti berat badan akan bertambah sehingga tubuh terlihat gemuk. 

Pada saat hamil kesempatan Anda untuk memperhatikan perawatan diri harus dan wajib Anda bagi dengan perawatan pada janin Anda. Kesehatan janin Anda adalah patokan yang paling utama saat Anda hamil.

Perubahan hormon yang bertambah seiring dengan perkembangan janin memang memberikan efek yang berbeda-beda setiap orangnya. Tidak semua yang merasa terganggu dengan adanya perubahan-perubahan tersebut. 

Namun, bagi para ibu hamil yang merasa banyak perubahan pada kulitnya karena tidak sempat merawat kulit dengan alasan sedang hamil atau pada calon bunda yang khawatir dengan berbagai macam efek negatif produk kecantikan terhadap kehamilan, jangan sampai suasana hatinya ikut berubah seperti kulitnya. Ibu hamil harus menjaga suasana hatinya agar selalu good mood. Karena pada kenyataannya, ibu hamil itu jauh lebih cantik.

Jalani semua prosesnya dengan baik dan bagi yang ingin melakukan perawatan kulit, tidaklah sulit jika mengikuti aturannya. Yaitu tetap menggunakan bahan-bahan yang aman bagi calon buah hati Anda.

Tips untuk merawat kecantikan yang dapat Anda lakukan saat hamil, diantaranya yaitu :

1.    Tips Mengatasi Jerawat
Timbulnya jerawat di wajah pada ibu hamil adalah perubahan yang kurang menyenangkan. Dr. Iswan Syarif, SpOG mengatakan bahwa “hormon androgen serta kandungan zat cairan yang ada di dalam tubuh wanita hamil akan bisa menimbulkan datangnya jerawat ketika pada saat wanita sedang mengalami masa-masa kehamilannya. Untuk masalah kesehatan kulit pada waktu hamil masih bisa dihindari sama perawatan-perawatan yang kudu tepat dan harus benar serta aman buat janin".

Cara untuk mengatasi jerawat itu adalah rutin membersihkan muka kurang lebih 2-3 kali sehari. Gunakan pembersih muka yang tidak mengandung minyak dan hindari penggunaan susu pembersih karena akan membuat wajah semakin berminyak.

Hindari juga mengeringkan wajah dengan menggosokkan handuk ke wajah karena akan membuat jerawat semakin teriritasi. Keringkanlah dengan bahan yang lembut saja.

Produk perawatan kulit atau obat jerawat yang harus dihindari saat sedang hamil adalah produk yang mengandung Tretinoins (Retin-A, Renova, Retinol), BHA atau salicylic Acid, dan obat yang mengandung Accutane. Karena bisa memicu terjadinya keguguran atau gangguan pada bayi.

2.    Tips Mengatasi Flek Hitam
Flek hitam pada ibu hamil atau disebut Cloasma Gravidarum biasanya akan meningkat. Flek hitam ini muncul karena hormon kehamilan yang menyebabkan peningkatan produksi pigmen melanin.

Untuk mengantisipasi bertambahnya produksi flek hitam tersebut hanya dapat Anda lakukan dengan meminimalisir pengaruh dari luar tubuh. Caranya adalah dengan menggunakan pelembab wajah yang memiliki SPF saat keluar rumah, sehingga dapat melindungi wajah dari efek buruk sinar matahari ke kulit Anda.

3.    Tips Mencerahkan Kulit
Krim pencerah kulit pasti merupakan produk yang paling dikhawatirkan oleh ibu hamil karena kandungan pencerahnya yang akan berefek negatif terhadap janin. Beberapa kandungan produk pemutih wajah yang patut diwaspadai oleh ibu hamil adalah produk yang mengandung merkuri dan hydroquinone.

Bahan-bahan tersebut sudah cukup membahayakan bagi kulit seseorang yang tidak hamil, terlebih lagi jika seseorang tersebut sedang hamil, maka dampak yang diberikan bukan hanya pada pemakainya tetapi juga pada janin dalam kandungan. Merkuri dapat mengganggu tumbuh kembang otak dan sistem saraf janin.

Maka dari itu, untuk menghindari produk-produk yang membahayakan janin, ada baiknya menggunakan pencerah alami yang terdapat di alam. Lakukan perawatan wajah Anda dengan masker alpukat atau masker putih telur. Selain mencerahkan, juga aman dan sehat bagi kulit.

4.    Tips Mengatasi Stretch Mark
Stretch mark atau garis-garis putih pada perut biasanya muncul ketika hamil dan setelah melahirkan. Cara aman untuk mengatasi stretch mark ini adalah menggunakan minyak zaitun. Oleskan minyak zaitun pada perut yang terdapat stretch mark setelah mandi.

Minyak zaitun juga dapat dimanfaatkan sebagai pengganti garukan saat Anda merasa gatal pada perut, oleskan saja minyak zaitun saat gatal dan jangan digaruk karena akan meninggalkan bekas pada perut Anda.

5.    Tips Facial
Pada ibu hamil boleh melakukan facial dengan syarat krim yang digunakan untuk facial tidak mengandung bahan yang berbahaya dan kurangi intensitas melakukan facial saat hamil. Saat melakukan facial ada baiknya Anda menghindari pengangkatan komedo karena rasa sakit berlebihan yang Anda alami saat pengangkatan komedo dikhawatirkan dapat membuat kontraksi pada kandungan Anda.


Itulah beberapa tips bagi ibu hamil agar tetap tampil cantik dengan sehat dan aman. Pilihlah selalu produk perawatan kulit yang aman dan mengandung antioksidan atau yang terbuat dari bahan-bahan alami yang mengandung vitamin bagi kulit.

Sunday, 11 October 2015

Cara Menghitung Berat Janin dan Ibu Hamil Ideal




Pertumbuhan janin dalam kandungan disebabkan oleh faktor nutrisi ibu, hormon pertumbuhan janin, penyakit metabolik ibu, faktor genetik, sistem transfer nutrisi dari ibu ke janin. Selama hal-hal tersebut dalam keadaan normal dan tercukupi maka berat janin juga ideal. 

Selain berat janin, berat ibu yang ideal juga diharapkan selama proses kehamilan. Bahkan pertambahan berat ibu menjadi patokan untuk bertambah berat atau tidaknya janin dalam kandungan. Peningkatan berat badan semasa hamil sangat penting untuk pertumbuhan janin. Jika pertambahan berat badan ibu sangat sedikit, pertumbuhan janin dan bahkan keselamatannya bisa terancam karena janin akan kekurangan nutrisi. 

Cara untuk mengantisipasi bahaya berat janin kurang dari normal adalah dengan menghitung berat janin serta BB ibu secara teratur. Berat janin dapat diketahui dengan adanya pemeriksaan pada kehamilan ibu dengan rumus menghitung berat janin dalam uterus (Rumus Lohnson) :

Berat Janin = (tinggi fundus uteri-12) x 155 gram (Jika kepala belum masuk PAP)

Berat Janin = (tinggi fundus uteri-11) x 155 gram (Jika kepala sudah masuk PAP)

Menghitung taksiran berat janin (TBJ) dengan rumus diatas keakuratannya belum 100 % karena faktor ketebalan dinding abdomen yang membuat kita kesulitan dalam menentukan lokasi fundus uteri serta rumus ini tidak dikhususkan untuk wanita Indonesia karena pola makan yg berbeda akan menentukan besarnya janin.

Berikut ini adalah tabel berat janin ideal dari minggu ke minggu :


Usia Kehamilan
Rata-Rata Panjang (cm)
Rata-Rata Berat (gram)


Crown To Rump

8 minggu
1,6 cm
1 gram

9 minggu
2,3 cm
2 gram

10 minggu
3,1 cm
4 gram

11 minggu
4,1 cm
7 gram

12 minggu
5,4 cm
14 gram

13 minggu
7,4 cm
23 gram

14 minggu
8,7 cm
43 gram

15 minggu
10,1 cm
70 gram

16 minggu
11,6 cm
100 gram

17 minggu
13 cm
140 gram

18 minggu
14,2 cm
190 gram

19 minggu
15,3 cm
40 gram

20 minggu
16,4 cm
300 gram

Crown To Heel

20 minggu
25,6 cm
300 gram

21 minggu
26,7 cm
360 gram

22 minggu
27,8 cm
430 gram

23 minggu
28,9 cm
501 gram

24 minggu
30 cm
600 gram

25 minggu
34,6 cm
660 gram

26 minggu
35,6 cm
760 gram

27 minggu
36, 6 cm
875 gram

28 minggu
37,6 cm
1005 gram

29 minggu
38,6 cm
1153 gram

30 minggu
39,9 cm
1319 gram

31 minggu
41,1 cm
1502  gram

32 minggu
42 ,4 cm
1702  gram

33 minggu
43,7 cm
1918 gram

34 minggu
45 cm
2146 gram

35 minggu
46,2  cm
2383 gram

36 minggu
47,4 cm
2622 gram

37 minggu
48,6 cm
2859 gram

38 minggu
49,8 cm
3083 gram

39 minggu
50,7 cm
3288 gram

40 minggu
51,2  cm
3462 gram

41 minggu
51,7 cm
3597 gram

42 minggu
51,5 cm
3685 gram

43 minggu
51,3 cm
3717 gram


Sementara itu pertambahan berat badan ibu hamil setiap minggu berkisar 350 - 400 gram. Hingga akhir kehamilan, pada ibu dengan berat badan normal, kenaikan berat badannya sekitar 9 - 12 kg. Berat badan ideal ibu hamil dapat dihitung dari minggu pertama hingga minggu menjelang persalinan.

Rumus berat badan ibu hamil ini merupakan pengembangan dari Broca untuk orang eropa dan disesuaikan oleh Katsura untuk orang Indonesia.

Rumusnya adalah BBIH = BBI + (UH x 0,35) 

Keterangan  :

BBIH     : Berat badan ideal ibu hamil.
BBI        : Berat badan ideal (sebelum hamil); cara menghitungnya = TB (tinggi badan) – 110 (jika TB di atas 160 cm) atau TB – 105 (jika TB di bawah 160 cm).
UH         : Umur kehamilan dalam minggu.
0,35       : Tambahan berat badan kg per minggunya 350 - 400 g diambil nilai terendah 350 gram atau 0,35 kg.

Contoh perhitungannya:
TB ibu = 163 cm, 
BBI = 163 – 110 = 53 kg, 
UH = 30 minggu, 
Maka BBIH = 53 kg + (30 x 0,35) = 63,5 kg.